Ooooh………! Bokep . Tubuh Reza bergerak liar ke sana kemari. Boleh ga?Lama tak di bales, ‘kutelfon saja lah’ pikirku. uhh.. Sambil di teriaki para personil OM Pantura yang lain, dengan malu malu aku bejalan ke depan, sedikit berjoget di depan ribuan simpatisan yang memadati lapangan tersebut, grogi dan malu bercampur jadi satu. apalagi Ayahku sempat menjadi politikus di salah satu partai nasionalis, yang mengklaim mempunyai jiwa marhaenisme.Sebenarnya aku tidak suka ikut berkecimpung di dunia kemunafikan ini, akan tetapi dalam posisi ini aku sebagai anak dari calon Bupati mau tidak mau ikut membantu Ayahku beserta tim suksesnya. Dadanya kembang-kempis menikmati keahlian tanganku dalam memanjakan puting wanita.“Sssssh… ssssh…. Itupun dengan grogi setengah mati, untung saja AC di dalam theater cukup dingan sehingga Aku bisa beralasan jika ditanya macem macem oleh Reza.




















