Helaan pantatnya semakin cepat, dan akhirnya ditumpahkan air maninya di dalam pantat Aira sambil mengerang dan mencakari punggung Aira. Bokepindo Rossi memeluk dari belakang, dgn tangannya yg kekar dia berusaha menolehkan wajah Aira. Elisabeth meninggalkan ruangan untuk pulang. Nikmat sekali tamparan itu.Pak Sony rupanya tdk sabar ingin merasakan lubang kenikmatan Aira. Mereka kemudian memeluk dan menciumi Aira dgn sangat lembut dan mesra, sambil meminta maaf atas perbuatan mereka itu. Antara rasa marah, kesal, benci, juga rasa nikmat bercampur aduk. Elisabeth meninggalkan ruangan untuk pulang. Rossi menutupi mulut Aira dgn tangannya, dan dgn bantuan Bapak Sony, mereka menyeret Aira ke sofa di ruangan Mr. Rossi mengerang kuat dgn mata terpejam dan meremas kuat-kuat susu Aira,Sementara itu Pak Sony sudah hampir mencapai puncak kenikmatannya! Tdk lama kemudian terbukalah batang kemaluan besar miliknya yg sudah




















