“Bram apa yang kamu lakukan..lepaskan aku Bram..lepas..!”,rontaku tapi Bram tahu aku tidak akan berteriak di suasana ini karena akan mempermalukan semua orang.Bram terus menyerangku dengan kedua tanganku memegang gelas dia bebas meraba buah dadaku dari luar dan terus menciumi leherku…END Dan memang mereka berdua sering bekerja hingga larut malam di rumah kami. Bokepindo Bram cukup tampan gagah dan kekar.Karena tuntutan pekerjaan dan efisiensi, kantor Benny memutuskan agar Bram tinggal di rumah kami utk sementara. Pertama diperkenalkan Bram langsung seperti terkesima dan sering menatapku, hal itu membuatku risih. Dan Bram mengetahui hal itu.Malam itu ketika acara sangat ramai tiba-tiba Benny dipanggil oleh atasannya untuk diperkenalkan oleh customer.




















