“Maaf Bu ya .”, kataku kemudian mengalihkan pembicaraan dan menghindari sorotan matanya. Tubuh yang amat basah oleh keringatnya, dan keringatku juga. Bokep indo deh . Engga apa-apa kok. Ibu ini menderita radang tenggorokan.“Maaf Bu ya ..”, kataku sambil mulai memencet-mencet dan mengetok perutnya. Aku sadar kembali. Berdegup jantungku, sewaktu dia mengangkat kakinya ke pembaringan, sekilas CD-nya terlihat, hitam juga warnanya. memang .. “Mas hebat mainnya .”.“Ah . biasa-biasa aja”.Ah mata sipit itu .. Blose ketatnya membentuk sepasang bulatan dada yang tanpa BH. mau mandi dulu .”.Selesai berpakaian, Syeni memelukku yang masih bugil erat2 sampai bungkahan daging dadanya terasa terjepit di dadaku. Jelas, banyak lendir di saluran pernafasannya. “Khawatir apa Bu”.“Tante saya kan pernah kena kangker payudara, saya khawatir” .“Setahu saya .




















